logo pa soasio

Portal Pengadilan Agama Soasio

Selamat datang di Website Resmi Pengadilan Agama Soasio, sebagai media informasi berbasis teknologi.
Portal Pengadilan Agama Soasio

Aplikasi Gugatan Mandiri

Pelayanan yang lebih mudah, cepat dan biaya ringan, Ditjen Badan Peradilan Agama menyediakan Layanan Pembuatan Gugatan / Permohonan secara mandiri.
Aplikasi Gugatan Mandiri

Aplikasi SIPP

Aplikasi Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP), merupakan aplikasi administrasi dan penyediaan informasi perkara baik untuk pihak internal pengadilan, maupun pihak eksternal pengadilan. Pengunjung dapat melakukan penelusuran data perkara (jadwal sidang sampai dengan putusan) melalui aplikasi ini.
Aplikasi SIPP

SIWAS

Aplikasi yang disediakan oleh Badan Pengawasan Mahkamah Agung RI, untuk melaporkan suatu perbuatan berindikasi pelanggaran yang terjadi di lingkungan Mahkamah Agung Republik Indonesia atau Peradilan dibawahnya.
SIWAS

e-Court

e-Court adalah layanan bagi pengguna terdaftar untuk pendaftaran perkara secara Online. Mendapatkan taksiran panjar biaya perkara, pembayaran secara Online, dan pemanggilan yang dilakukan secara elektronik. e-Filling (Pendaftaran perkara Online di Pengadilan) e-Payment (Pembayaran panjar biaya perkara Online) e-Summons (Pemanggilan pihak secara Online)
e-Court

Perkara Prodeo

Prodeo sesuai dengan Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia No. 1 Tahun 2014 tentang Pedoman Pemberian Layanan Hukum Bagi Masyarakat Tidak Mampu Di Pengadilan, adalah proses berperkara di pengadilan secara cuma-cuma dengan dibiayai negara melalui anggaran Mahkamah Agung RI.
Perkara Prodeo

SIPP Kemenpan RB

SIPP Merupakan media informasi elektronik satu pintu meliputi penyimpanan dan pengelolaan informasi serta mekanisme penyampaian informasi dari penyelenggara pelayanan publik kepada masyarakat
SIPP Kemenpan RB

Informasi COVID 19 Mahkamah Agung

Mahkamah Agung dan Badan Peradilan dibawahnya merupakan salah satu bagian yang terdampak oleh virus COVID-19 sehingga Mahkamah Agung menyediakan Website Sebaran COVID -19 di Lingkungan Peradilan yang berfungsi untuk melakukan monitoring terhadap kondisi seluruh aparatur pengadilan yang ada di satuan kerja baik PNS maupun Non PNS yang terdampak COVID-19
Informasi COVID 19 Mahkamah Agung

PTSP

Pelayanan Terpadu Satu PIntu (PTSP) adalah pelayanan secara terintegrasi dalam satu kesatuan proses dimulai dari tahap permohonan informasi, pengaduan, pendaftaran perkara, pembayaran dan pengembalian sisa panjar biaya perkara, hingga penyerahan/pengembalian produk pengadilan melalui satu pintu. PTSP sendiri ditujukan untuk mewujudkan proses peradilan yang sederhana, cepat dan biaya ringan, memberikan pelayanan administrasi yang bebas dari korupsi kepada pengguna layanan dan menjaga indepedensi dan imparsialitas aparat.
PTSP

11 Aplikasi Inovasi Badilag

Dalam rangka menunjang fasilitas pelayanan untuk para pencari keadilan, Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama mengeluarkan 11 Aplikasi Inovasi. Implementasi dari 11 aplikasi tersebut telah diterapkan oleh Pengadilan Agama Soasio.
11 Aplikasi Inovasi Badilag

Reformasi Birokrasi

Reformasi birokrasi merupakan upaya untuk melakukan pembaharuan dan perubahan mendasar terhadap sistem penyelenggaraan pemerintahan terutama menyangkut aspek-aspek kelembagaan (organisasi), ketatalaksanaan (business prosess) dan sumber daya manusia aparatur.
Reformasi Birokrasi

Budaya kerja 5S 5R

Pengadilan Agama Soasio telah membangun Budaya Kerja 5S dan 5R untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat
Budaya kerja 5S 5R

icon galeri

 

jdih

 

majalah

 

majalah

 

icon galeri

 

jdih

 

majalah

 

majalah

 

on . Hits: 27

Monitoring dan Pendampingan APM oleh Pengadilan Tinggi Agama Maluku Utara

 

 

WhatsApp Image 2021-10-11 at 12.40.19.jpeg 

Tidore – Senin (11/10/2021) | Pengadilan Agama Soasio (PA Soasio) menerima kunjungan silaturakhim dari rombongan Pengadilan Tinggi Agama Maluku Utara (PTA Maluku Utara) yang bertempat di Ruang Sidang PA Soasio. Kunjungan tersebut dalam rangka kegiatan monitoring dan pendampingan APM tahun 2021 dari PTA Maluku Utara. Kunjungan tersebut diikut oleh dua hakim tinggi PTA Maluku Utara, Bapak Mansur, S.H. dan Bapak Dr. H. Moh. Faishol Hasanuddin, S.H., M.H., Panitera PTA Maluku Utara, Bapak H. Jainudin Zaman, S.H., M.H. Sekretaris PTA Maluku Utara, Bapak Abdul Rifai, S.H.I. serta CPNS PTA Maluku Utara, M. Agus Hayyudin.

Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Ketua PA Soasio, Bapak Dacep Burhanudin, S.Ag., M.H.I.. Ketua PA Soasio menyampaikan, PA Soasio akan Sami'na Wa Atho'na atas hasil monitoring dan pendampingan APM dengan harapan kinerja PA Soasio lebih baik lagi dan tetap dapat mempertahankan “A Excelent”. Acara kemudian dilanjutkan dengan expose hasil monitoring dan pendampingan APM tahun 2021. Expose dimulai dari Panitera PTA Maluku Utara, Bapak H. Jainudin Zaman, S.H., M.H. Pertama PTA Maluku Utara menemukan bahwasannya pada PA Soasio hanya sebatas dokumen yang belum lengkap secara materiil. Hal tersebut dapat terlihat dalam manual mutu, risk register, kebijakan mutu, dan prosedur mutu. Kedua belum tersedianya risk register pada bagian kepaniteraan PA Soasio. Panitera PTA Maluku Utara menyampaikan, risk register ini seharusnya juga ada di bagian kepaniteraan yang berfungsi sebagai alat bantu untuk melihat permasalahan-permasalahan yang ada pada PA Soasio. Adapun dalam pembuatan ini harus dilihat dengan analisa SWOT (strength (kekuatan), weakness (kelemahan), opportunities (peluang), dan threats (ancaman)). Seperti dapat dilihat oleh Panitera PTA Maluku Utara yang menemukannya ancaman internal berupa lampu sering mati, keran rusak, WC nya kurang bagus pada PA Soasio. Terakhir Panitera PTA Maluku Utara menyampaikan tiga pesan kepada seluruh pegawai PA Soasio. Pertama, kerja APM ini harus dilaksanakan dengan ikhlas dengan hati, sukses dan penuh tanggung jawab. Kedua, perlu adanya sinkronisasi antara manual mutu, risk register dan juga kebijakan mutu. Ketiga, assesor internal perlu memahami ISO 2001 2015 risk register ISO 312017 sebagai acuan dalam standar penilaian.

WhatsApp Image 2021-10-11 at 12.40.17.jpeg

Expose kemudian dilanjutkan oleh Sekretaris PTA Maluku Utara, Bapak Abdul Rifai, S.H.I. sebagai pengamatan yang dilakukan, Sekretaris PTA Maluku Utara menemukan beberapa hal seperti SK masih tahun 2019, SK masih tahun 2020 dan SOP tahun 2018. Padahal APM adalah sistem keberlanjutan terus menerus dengan menanamkan sistem manajemen yang baik. Kedua Sekretaris PTA Maluku Utara menyampaikan beberapa hal berkaitan dengan hasil monitoring pada Bulan Maret. Pertama berkaitan dengan kedisiplinan Sekretaris menemukan absen yang tidak digaris pada pukul 08.00 WIT dan lokasi absensi yang tidak berada pada PA Soasio. Kedua Sekretaris PTA Maluku Utara menyinggung hal yang berkaitan dengan prosedur Cuti. Sekretaris PTA Maluku Utara mengatakan, cuti hanya bisa dikeluarkan setelah persetujuan dan dikeluarkan oleh Ketua. Sehingga ketika belum keluarnya surat persetujuan cuti dari Ketua, seseorang tersebut masih belum dianggap cuti. Ketiga ditemukannya Karis dan Karsu yang masih belum terpenuhi. Keempat SK Baperjakat yang masih tidak sesuai standar jumlah anggotanya. Padahal standar dalam Baperjakat sudah ditentukan dengan jumlah anggotanya yang harus ganjil. Kelima penggunaan kendaraan dinas harus sesuai de facto. Sehingga ketika di PA Soasio memiliki dua mobil dinas, maka keperluannya untuk operasional dan Ketua PA Soasio. Keenam tidak tersedianya brangkas di ruang kasir yang memang belum tersedianya anggaran pada PA Soasio. Ketujuh ditemukannya SK yang kopnya menggunakan keputusan kuasa pengguna anggaran pada PPK, PPSPM dan Staff yang seharusnya menggunakan surat keputusan dari sekretaris. Terakhir Sekretaris PTA Maluku Utara berpesan, dana pemeliharaan dapat digunakan dengan orientasinya ke arah pelayanan publik.

 

Pemaparan kemudian dilanjutkan oleh Hakim Tinggi PTA Maluku Utara, Bapak Dr. H. Moh. Faishol Hasanuddin, S.H., M.H.. Ada tiga hal yang dipaparkan oleh Hakim Tinggi PTA Maluku Utara, Bapak Dr. H. Moh. Faishol Hasanuddin, S.H., M.H.. Pertama berkaitan dengan hasil pengawasan yang sebelumnya, PA Soasio masih ditembukannya PHS yang masih menggunakan HIR/RBg. Seharusnya PA Soasio hanya menggunakan Rbg yang tidak masuk wilayah jawa madura. Kedua berkaitan dengan pertimbangan hukum, verifikasi/tahqiq atau qualifisir dalam perkara-perkara terkait dengan harta yang masih sederhana. Padahal pertimbangan hukum dalam eksaminasi menempati nilai yang paling tinggi dengan nilai 60. Ketiga berkaitan dengan hasil penilaian SIPP, Hakim tinggi PTA Maluku Utara, Bapak Dr. H. Moh. Faishol Hasanuddin, S.H., M.H. meminta Ketua atau wakil Ketua PA Soasio untuk mencari tahu strategi PA lain dalam menjaga penilaian SIPP.

WhatsApp Image 2021-10-11 at 12.40.28.jpeg

 

Terakhir pemapaparan dilakukan oleh Hakim Tinggi PTA Maluku Utara, Bapak Mansur, S.H. Pemapaparan diawali dengan kiat-kiat dari Hakim Tinggi PTA Maluku Utara, Bapak Mansur, S.H. atas hasil pengalaman selama bertugas di PA Jember yang masuk dalam kategori 1. Dari ketiga unsur waktu putus, waktu minut dan upload putusan, Hakim Tinggi PTA Maluku Utara, Bapak Mansur, S.H. menganggap PA Soasio masih kurang cepat dalam hal waktu putus. Sebagai solusi atas hasil pengamatan tersebut, ada beberapa startegi yang diberikan oleh Hakim Tinggi PTA Maluku Utara, Bapak Mansur, S.H. Pertama merubah pola pikir dan budaya kerja di PA Soasio. Semua unsur perlu membuat komitmen bersama atas tigas unsur yang terdiri semangat tinggi, kinerja tinggi dan disiplin tinggi. Kedua pendaftaran, PMH, PHS, Penetapan PP dan JS harus pada hari itu juga. Ketiga pada saat pendaftaran harus ditegaskan bagi setiap PNS atau ABRI atau polisi harus sudah ada izin atasan. Keempat diatur alamat terakhir bukan alamat ghaib.

Selanjutnya berkaitan tata cara pemanggilan cepat, harus sudah dibuatnya relas pada hari yang sama dengan PHS dengan tenggat waktu maksimal pada hari berikutnya. Kedua setiap juru sita harus punya aplikasi pemanggilan, baik itu ditandatangani panggilannya dan mengupload ke koordinatornya. Ketiga harus ada koordinator tabayyun yang berfungsi aktif mengecek panggilan setiap saat yang kemudian dilaporkan kepada panitera. Keempat tabayyun diusahakan maksimal satu minggu pelaksanannya.

Berkaitan dengan strategi persidangan ada kiat-kiat yang disampaikan kepada PA Soasio. Pertama setiap majelis sidang minimal 2 kali seminggu. Kedua majelis dalam persidangan harus menggunakan strategi sidang cepat dalam satu perkara. Ketiga pergantian PP jangan terlalu memakan waktu. Keempat menggunakan teknik bertanya yang singkat dan padat. Kelima tidak boleh membiarkan saksi atau pihak bercerita yang memakan waktu. Keenam tidak boleh pertanyaan yang membuat saksi atau pihak untuk berpikir lama menjawabnya. Ketujuh tidak boleh bertanya yang sudah ditanyakan hakim lain. Kedelapan tidak boleh menanyakan hal yang tidak relevan dengan pokok perkara. Kesembilan majelis harus jelas dan tegas dalam memberikan beban bukti. Kesepuluh hakim harus jelas memberi kesempatan para pihak jika tidak menyampaikan jawaban. Kesebelas pihak yang tidak hadir pada sidang berikutnya. Kedua belas majelis hakim dalam memutus perkara harus juga berfikir secara kontekstual.

WhatsApp Image 2021-10-11 at 12.40.24.jpeg

 

Adapun Hakim Tinggi PTA Maluku Utara, Bapak Mansur, S.H. kemudian menganjurkan untuk dibuat pasukan tikrey dan satgas SIPP di PA Soasio. Pasukan tersebut nantinya akan mempunyai empat fungsi. Pertama fungsinya berkaitan dengan sidang berjalan. Kedua setiap tiga puluh menit ada petugas khusus yang masuk ke ruang sidang mengambil berkas putusan dan berita acara. Ketiga pada saat hakim turun sidang sebelum jam dua belas berkas harus sudah selesai diketik. Keempat berfungsi penting dan bertanggung jawab selesainya semua berkas sebelum jam pulang. Kelima pengendalian instrumen, setap ruang sidang harus sudah tersedia instrumen yang terdiri instrumen sidang yang diambil para pihak dan instrumen yang dimasukkan ke berkas, instrumen putusan dan instrumen panggilan. Kedua setiap hakim harus ada templat putusan yang sudah disepakati.

Terakhir Hakim Tinggi PTA Maluku Utara, Bapak Mansur, S.H. memaparkan strategi yang berkaitan dengan pengawasan ekstraktat. Hakim Tinggi PTA Maluku Utara, Bapak Mansur, S.H. menjelaskan ada beberapa strategi yang harus dilakukan dan bisa diterapkan oleh PA Soasio. Pertama setiap hari koordinator satgas, dan wakil ketua harus mengontrol dan mengecek berkas yang belum upload dan minutasi. Kedua sebelum jam pulang harus dipastikan seluruh perkara yang sidang pada hari bersangkutan sudah upload, sudah minut dan sudah ditanda tangani putusan dan BASnya. Apabila tidak demikian, seluruh pegawai tidak boleh pulang dan harus lembur sampai tengah malam. Terakhir acara kemudian ditutup dengan foto bersama seluruh pegawai PA Soasio dengan rombongan dari PTA Maluku Utara. (MM)                          

Add comment


Security code
Refresh

Hubungi Kami

Pengadilan Agama Soasio

Jl. Jenderal Ahmad Yani No. 10, Kelurahan Tomagoba, Kecamatan Tidore, Kota Tidore Kepulauan, Provinsi Maluku Utara

Tlp. 0921-3161025, Fax. 0921-3161141

Email :

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Tim IT Pengadilan Agama Soasio © 2021